Studi Banding dengan SMA TARUNA NUSANTARA (MAGELANG)

Agar sekolah kita lebih maju, kita tidak boleh menutup mata dan sudah seharusnya kita terbuka (open mind) sehingga kita pun bisa memperbaiki kualitas pendidikan di sekolah kita sendiri.

Sudah saatnya kita mengembalikan tradisi Pendidikan Islam yang gemilang sebagaimana kondisi Islam pada masa keemasan (Golden Age), yang dengan banyaknya menerjemahkan buku-buku asing, sehingga kaum muslimin bisa belajar dari bangsa yang lainnya yang terkenal dengan kemajuan pengetahuannya, sehingga banyak lahir kaum muslimin yang menjadi tokoh-tokoh yang penting dalam dunia ilmu pengetahuan yang diakui dunia.

Kita mulai studi banding dengan sekolah-sekolah terbaik yang ada di Indonesia. Mudah-mudahan jadi penambah semangat kita untuk menjadikan pendidikan kita menjadi lebih baik.

SMA Taruna Nusantara

Bangunan SMA Taruna Nusantara

Pada tanggal 14 Juli 1990, sebuah Sekolah Menengah Atas yang berlokasi di Jl. Raya Purworejo Km5, Magelang, diresmikan langsung oleh Panglima ABRI Jenderal TNI Try Sutrisno, dengan nama SMA Taruna Nusantara.

Sekolah yang menggunakan tanah sumbangan Akmil seluas 18,5 hektar ini pembentukannya bermula dari ide Menhankam RI Jenderal TNI L.B. Moerdani pada tanggal 20 Mei 1985 di Pendopo Agung Taman Siswa Yogyakarta.

Dari ide beliau inilah kemudian dibentuk kerjasama antara ABRI dan Taman Siswa. ABRI melalui Yayasan Kejuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, sedang dari pihak Taman Siswa melalui Yayasan Kebangkitan Nasional. Selanjutnya kedua yayasan ini membentuk suatu lembaga pendidikan yaitu Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) yang piagam kerjasamanya ditandatangani pada tanggal 20 Mei 1989.

Peletakan batu pertama pada bulan Oktober 1989 mengambil tempat di Desa Pirikan Panca Arga, Kabupaten Magelang berdekatan dengan kompleks Lembah Tidar Akademi Militer. Kemudian pada bulan Mei 1990 diadakanlah seleksi terhadap calon Pamong (guru) SMA Taruna Nusantara di Mabes ABRI Cilangkap. Selanjutnya pada tahun ajaran 1990/1991 SMA Taruna Nusantara mulai menerima siswa baru angkatan 1 yang berasal dari seluruh tanah air dan telah lolos seleksi ketat.
Kurang dari dua tahun setelah berdiri, setelah melalui tahap akreditasi yang berlaku, pada tanggal 2 Maret 1992 SMA TN ditingkatkan statusnya menjadi DISAMAKAN.

Pada tahun 1993 dilaksanakan wisuda pertama dengan hasil 100% lulus dengan prestasi: NEM tertinggi 62,82, NEM terendah 44,34 dan NEM rata-rata 53,94


Mulai 1996 jumlah kelas ditambah menjadi 9 dengan diterimanya siswa putri sebanyak 72 orang yang dilaksanakan secara ko-edukasi.

Sejalan dengan kebijaksanaan Pemerintah tentang wajib belajar 9 tahun maka diadakan penataan SD, SLTP, SLTA, dimana SLTA dikelompokkan menjadi Sekolah Menengah Umum (SMU) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dengan demikian memasuki T.P. 1995/ 1996 nama SMA TN berubah menjadi SMU TN. Pada tahun 2004 berubah lagi menjadi SMA TN, mengikuti kebijakan pemerintah dan menggunakan Kurikulum 2004.

Penyelenggaraan pendidikan SMA TN diarahkan sesuai haluan LPTTN yang berisikan tiga wawasan (Tri Wawasan), yaitu Wawasan Kebangsaan, Wawasan Kejuangan, dan Wawasan Kebudayaan. Setiap langkah dan upaya pencapaian tujuan pendidikan harus diwarnai dan dijiwai Tri Wawasan tersebut.

SMA Taruna Nusantara juga sering kedatangan Tokoh Nasional seperti Menhankam, Duta Besar, Menteri lainnya bahkan hingga Presiden RI

 

Kunjungan Ibu Negara

 

Kunjungan Presiden

Prestasi 3 Tahun terakhir

DIMAS RAMADHAN ABDILLAH FIKRI (TN 17), Setelah melalui kerja keras dan perjuangan panjang berhasil mempersembahkan MEDALI PERUNGGU OLIMPIADE KIMIA INTERNASIONAL 2009 di London yang berlangsung tanggal 15 s.d. 30 Juli 2009, untuk Indonesia, Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Magelang, dan almamater tercinta SMA Taruna Nusantara.

SUCI KHAIRUNISA NABILA KL XII berhasil sebagai Juara I Nasional Lomba menulis CHILDREN HELPING CHILDREN yang diselenggarakan oleh Tupperware Indonesia.

Di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) team OSN SMA TN menyumbangkan
1 emas HENDRI PRAMUDIPTA, KL XII (astronomi/astrofisika)

2 perak:
WIDYA AGENG SETYO UTOMO KL XII (astronomi/astrofisika) dan
ARIEF SYAHBUDI N KL XII (ekonomi)

6 perunggu:
AGUNG HARTOKO KL XII (kimia)
SYAIFUL ARIFIN W.W. KL XII (fisika)
THAHEKA ERDYAS B KL XII (ekonomi)
PRAMANA P. PUTRA KL XII (komputer)
AGUSTINUS BENYAMIN KL X (astronomi/astrofisika)
HUSNI MUARIF KL X (biologi)

1. Wismaya Adi Purnama : Juara 1 Global Enterprise Challenge 2009 di Jakarta (Tingkat Internasional)
2. Guinandra Luthfan Jatikusumo : Medali Perunggu Asian Science Camp (ASC) 2009 di Tsukuba, Jepang (1 -8 Agustus 2009)
3. Muhammad Nazal Fawwaz : Paskibraka Nasional (17 Agustus 2009)
4. Riani Wahyu Prajanti : Paskibraka Provinsi
5. Guinandra Luthfan Jatikusumo & Muhammad Nazal Fawwaz : Duta Belia 2009 di Australia. (21-30 Agustus 2009)

Siswa-Siswa yang Mendapatkan Prestasi International

Menyusul Prestasi Agung Hartoko TN18 yang berhasil meraih Medali Perunggu di ajang International Chemistry Olympiad 2010 di Jepang bulan Juli lalu, berikut ini kami sampaikan hasil perolehan Tim Mapel SMA Taruna Nusantara dalam ajang Olimpiade Sains Nasional IX di Medan, yang diselenggarakan mulai 2 Agustus lalu hingga hari ini 6 Agustus 2010.

1. Evan Budianto TN19 (Medali Emas Ilmu Astronomi)
2. Agustinus Benyamin TN20 (Medali Emas Ilmu Astronomi sekaligus The Best Experiment dan Absolut Winner)
3. Berly Kusuma TN19 (Medali Emas Kimia dan The Best Practicum)
4. Andrean Eka Lucianto TN19 (Medali Emas Ilmu Kebumian sekaligus The Best Theory of Atmosphere)
5. Reza Abdurrahman TN20 (Medali Emas Ilmu Informatika / Komputer)
6. Surya Aditama Dika TN19 (Medali Perak Ilmu Ekonomi)
7. Aldo Egi Ibrahim TN19 (Medali Perak Ilmu Ekonomi)
8. Ridho Akbarisanto TN19 (Medali Perak Ilmu Informatika / Komputer)
9. Ruli Aulia TN19 (Medali Perunggu Biologi)
10. Yosandi Calimanto TN19 (Medali Perunggu Kimia)
11. Laurensius Danis TN19 (Medali Perunggu kimia)
12. M. Sena Ludpika TN19 (Medali Perunggu Matematika)
13. Himawan Ramadhan TN19 (Medali Perunggu Ilmu Astronomi)

 

ditulis oleh : andromedakamil, kaskus addict, diakses dari media elektronik http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5838473
sekali lagi Mudah-mudahan studi perbandingan kita bisa memberikan banyak manfaat bagi kemajuan kualitas dan kuantitas sekolah kita, khususnya SMP AL-HADI, umumnya seluruh sekolah yang ada di negara Indonesia ini
by : goeskorn
About these ads

Posted on 18 November 2010, in Studi Banding and tagged . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Rina Meilany Hutabarat

    Dengan hormat,

    Kopjaskum radio Mora FM Bandung membuka kursus penyiaran Radio & TV untuk pelajar SMA/SMK dan umum.Tujuannya adalah untuk memberikan keterampilan hidup ( lifeskill ) bagi siswa-siswi SMA/SMK dan generasi muda agar produktif dan mandiri.Bidang keahlian yang dibuka adalah Penyiar,Reporter,penulis naskah berita,peñata acara radio ( PD ),penata musik radio (MD ),pengisi suara dan bintang iklan radio ( dubber ) marketing radio dan precenter TV.

    Kursus dilaksanakan selama 3 bula,3x pertemuan/minggu,dibuka kelas pagi pukul 08.00-11.00 dan kelas sore 15.00-18.00 WIB.Pendaftaran sudah dibuka dan ditutup tanggal 28 Februari 2011.Tempat pendaftaran,kantor Kopjaskum radio Mora FM Bandung Jl.Ir H.Juanda no.250 Bandung Telphone (022)76006001 atau hubungi Bapak Nono 087726807020.Biaya pendaftaran Rp.100.000,-.Biaya kursus bulanan Rp.300.000/bulan.

    Pengajar tetap : Monang saragih SH,wildan nasution,Erwin permadi,witarsa watarman,sonjaya akbar,Dr.Obi dan Nono Suparno.

    Guru tamu : Akay ninetyniners,Awong ardan dan pepi oz bandung.

    Waktu pelaksanaan untuk umum tanggal 5 maret 2011 dan untuk pelajar bulan april 2011 setelah ujian nasional SMA/SMK.

    Kopjaskum radio Mora Bandung melayani program ekstrakurikuler radio broadcasting di SMA dan SMK dengan teknis Tim pengajar kami yang datang melatih ke kampus SMA/SMK dengan 1x pertemuan/Minggu.

    Bandung,18 Januari 2011

    Manager diklat

    Nono Suparno

  2. SMA Taruna NUSANTARA
    drs.SUTARTO ( Alm ) —> Guru FISIKA SMA Negri 1 TELADAN Yogyakarta ( 123 A1, A2 )
    RS DKT —> RS Tentara AD Sutarto

  3. semoga ada yang mewarisi juang
    Gadjah Mada
    Diponegoro + Bulawi ( Prajurit Diponegoro )
    Jendral Sudirman
    Presiden Soeharto
    Di Bimbing Jendral Susilo Bambang Yudhoyono
    Tuntut Ilmu Setinggi Mungkin

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: